Halooo para penjelajah dunia maya dan para penikmat film se-Indonesia! (Wkwk, nulis openingnya berasa udah kaya skala nasional aja nih blog saya. Yang baca juga belum tentu ada sih padahal 😂😂)
Setiap orang, baik yang penyuka film atau bukan, pasti punya minimal 1 film yang meskipun sudah berkali-kali ditonton tapi tetap nggak akan bosan. Meskipun selalu bilang, “Ya ampun, bosen ah nonton film ini lagi. Udah berkali-berkali nontonnya”, tapi tetap aja kalau lagi tayang di TV pasti akan ditonton juga, instead of nonton film lain yang nggak meyakinkan. Saya kebetulan lumayan suka nonton film sih. Penikmat lah ya bisa dibilang, walaupun genrenya juga milih-milih.
Berikut saya akan berbagi judul-judul film yang saya akan selalu nonton kapanpun ada kesempatan, walaupun udah ditonton jutaan kali (wkwk, lebay!):
1. Armageddon (1998)
Film ini menceritakan tentang tim penyelamat dunia yang ditugaskan ke luar angkasa untuk menghancurkan meteor yang hendak menabrak bumi. Armageddon udah sering banget ditayangkan, baik di stasiun TV berlangganan maupun di stasiun TV lokal tapi entah kenapa saya nggak pernah bosan nontonnya. Bahkan ada satu adegan antara Liv Taylor dan Bruce Willis di film itu yang selalu sukses bikin banjir airmata (meskipun udah lebih dari 10x nonton filmnya)
2. Pay It Forward (2000)
Mengisahkan tentang seorang anak laki-laki bernama Trevor yang awalnya mendapat tugas dari gurunya untuk berbuat hal kecil namun bermanfaat bagi orang lain. Hal ini akhirnya menginspirasi Trevor untuk membuat sebuah project yang ia beri nama Pay It Forward. Trevor ingin membantu orang-orang di sekitarnya dan orang yang ia bantu wajib membalas kebaikan itu tapi bukan kepada dirinya melainkan dengan membantu orang lain sehingga akhirnya tindakan kebaikan bisa menyebar luas. Akhir ceritanya sungguh mengharu biru.
3. Film-filmnya Jackie Chan
Entah kenapa, aktor laga Cina yang saya paling suka itu Jackie Chan. Kalau dibandingkan dengan aktor-aktor lain seperti Andy Lau, Chow Yun Fat atau Jet Li, mungkin Jackie masih kalah rupawan tapi dia karismatik dan tidak membosankan untuk dilihat. Saya lumayan mengikuti film-filmnya mulai dari tahun 90an (because I was born on that era). Film Jackie Chan yang menurut saya menarik untuk ditonton meskipun udah berkali-kali, diantaranya : Rush Hour 1 , 2 dan 3 , Karate Kid , The Tuxedo dan Forbidden Kingdom .
4. Baby Days Out (1994)
Inget banget pertama nonton film ini waktu kelas 1 SD dan sampai sekarang mungkin udah lebih dari 10 kali nonton film ini tapi tetap aja nggak bosan. Cerita nya sih simple banget, tentang anak bayi dari keluarga yang kaya raya, diculik oleh penjahat dan mereka minta uang tebusan. Tapi bayi ini akhirnya malah menyusahkan si penculik karena berhasil kabur dan dia pergi ke tempat-tempat yang pernah dia liat di buku cerita.
5. Freaky Friday (2003)
Film ini mengisahkan tentang anak remaja dan ibunya yang nggak pernah akur. Suatu ketika, di hari jumat, jiwa mereka tertukar setelah makan fortune cookies di sebuah chinese restaurant. Akibat kejadian ini, sang ibu dan anak akhirnya belajar memahami kehidupan satu sama lain.
6. Princess Diary 1 dan Princess Diary 2
Film yang memberi motivasi bahwa “a fairytale may exist” kepada para remaja-remaja tanggung (termasuk saya juga) pada jamannya. Princess Diary yang pertama mengisahkan tentang seorang anak SMA bernama Mia, anak cupu di sekolah yang punya hidup very ordinary, suatu ketika dikunjungi oleh neneknya yang selama ini tinggal di Genovia. Dalam pertemuan itu, sang nenek memberitahukan kalau Mia adalah seorang putri kerajaan karena ayahnya adalah keturunan dari Ratu Genovia dan karena hal itu, Mia akan menjadi pewaris langsung dari tahta kerajaan itu. Mendadak hidup Mia berubah drastis.
Di film yang kedua, ceritanya Mia udah bukan anak SMA lagi tapi udah lulus kuliah. Mia kembali ke Genovia untuk sepenuhnya bertugas sebagai anggota kerajaan yang akan menjadi pewaris tahta. Problem dimulai ketika diketahui bahwa ada garis keturunan lain yang juga memiliki hak untuk menjadi pewaris tahta. Akhinya melalui sebuah sidang, diputuskan kalau Mia bisa jadi pewaris tahta kalau dia berhasil menemukan cowok yang bisa dinikahi within a month.
7. Harry Potter Series
Wah kalau ini sih luar biasa. Film yang sukses menemani perjalanan masa kecil hingga lulus SMA. Dari seri pertama hingga terakhir sudah saya tonton lebih dari 5 kali dan masih belum ada tanda-tanda kebosanan (film-filmnya sering banget ditayangkan di HBO) kadang sampai marathon all series gitu. Harry Potter itu cerita tentang anak yatim piatu yang tinggal bersama paman, bibi dan sepupunya yang menyebalkan. Harry Potter diperlakukan dengan tidak baik oleh keluarga yang mengasuhnya itu sampai suatu hari, ketika Harry Potter genap berusia 11 tahun, ia mendapat surat panggilan untuk sekolah di sekolah sihir Hogwarts. Barulah ia mengetahui kalau ayah dan ibunya adalah seorang penyihir dan di masa kecilnya, Harry pernah mengalahkan penyihir hitam yang paling ditakuti sepanjang sejarah. Dari Hogwarts lah petualangan-petualangan serunya dimulai.
8. Ratatouille [dibaca : ratatuwiy] (2007)
Dulu keponakan saya sukaaa banget nonton film ini. Setiap mau makan pasti request sambil nonton film ini. Berhubung pada masa itu kita sempat tinggal di satu rumah, saya jadi sering ikutan nonton film ini juga tapi nggak pernah bosan bahkan sampai beberapa hari yang lalu-pun saya masih nonton film ini di Fox Movies. Kartun ini mengisahkan tentang seekor tikus spesial dari Paris yang memiliki citarasa tinggi terhadap makanan. As we know, pada umumnya kan tikus sukanya di tempat kotor dan mencari makanan di tempat sampah, tapi tikus ini berbeda dari tikus lainnya. Sang tikus bertemu chef yang bekerja di restoran terkenal tapi nggak punya kemampuan apa-apa, ia pun menolong chef itu sekaligus menyalurkan bakat masaknya yang terpendam.
Si panda lucu bernama Po adalah anak dari tukang bakmi bernama Mr. Ping. Ia tergila-gila sama Kungfu dan bercita-cita kepengen jadi jagoan Kungfu dan bisa bersanding dengan The Furious Five, kumpulan pendekar tersohor di dunia. Cita-citanya itu nampak seperti tidak mungkin terwujud karena Po kan endut dan tidak bisa Kungfu, hehehe. Surprisingly, Po yang sama sekali nggak bisa Kungfu itu malah dipilih oleh takdir untuk menjadi Dragon Warrior instead of si anggota Furious Five, untuk dipercayakan menjaga kampung dari serangan pendekar macan berbahaya bernama Tai Lung. Akhirnya, Po harus mendapat kursus kilat tentang Kungfu dari Master Shifu.
Di sekuel Kungfu Panda, Po mengetahui bahwa dirinya ternyata anak angkat dari Mr. Ping (Yaiyalah ya secara si Po kan panda sementara Mr. Ping itu angsa, haha!) Mr Ping menemukan Po di peti lobak dan karena kasihan, Mr Ping merawat Po seperti anaknya sendiri. Po yang kini telah menjadi Dragon Warrior dan menjaga kedamaian wilayah bersama The Furious Five kedatangan musuh baru bernama Shen.
Kalau di film ketiga (yang paling saya suka diantara seri lainnya) , Po bertemu dengan ayah kandungnya. Iya, ayah kandungnya seekor pandaaa, hahaha! Sang ayah mengajak Po untuk pulang kampung dan ketemu sanak saudaranya. Di sisi lain, seorang penjahat bernama Kai telah berhasil mengalahkan master-master kungfu yang ada di Cina dan mengkoleksi kekuatan mereka. Sekarang tujuan terakhirnya adalah ke kampung Panda. Untuk menghadapi ancaman itu, Po memberikan kursus kilat tentang Kungfu kepada saudara-saudaranya.
Bisa dibilang ini filmnya Martin Lawrence yang paling berkesan di hati saya. Film ini lucunya permanen, walaupun udah berkali-kali nonton saya tetep ketawa di jokes yang sama. Big Momma’s House yang pertama dan kedua punya intisari cerita yang sama, yaitu aksi penyamaran seorang detektif bernama Malcolm Turner, menjadi seorang nenek-nenek gendut demi menangkap penjahat dan menyelesaikan sebuah kasus. Simply amazing.
11. Thirteen Ghost (2001)
Ini juga film horror yang masih suka bikin kebawa mimpi hantu-hantunya walaupun berkali-kali nonton, dan anehnya saya masih suka aja nontonnya. 13th Ghost mengisahkan tentang Arthur dan keluarganya yang mewarisi rumah super megah milik pamannya yang merupakan seorang Ghost hunter. Ternyata hantu-hantu hasil perburuan si paman itu diperangkap dalam rumah itu. Karena sebuah kesalahan yang berakibat fatal, mereka jadi terperangkap bersama 12 hantu di dalamnya dan harus mencari cara agar bisa keluar dari sana hidup-hidup.
12. Step Up 3D (2010)
Basically, I love all the Step Up series. I really do, tapi yang paling bikin susah move-on adalah seri yang ketiga ini. Beuh. Keren paraaah. Ceritanya berawal dari mahasiswa jurusan teknik bernama Moose yang jatuh cinta pada pandangan pertama kepada sepatu Nike Limited Edtition yang dipakai oleh orang yang nggak dia kenal. Gara-gara sepatu itu, Moose jadi harus bantuin si orang asing untuk battle dance sama sekelompok penari yang ternyata kelompok underground terkenal. Melihat kemampuan Moose dalam menari , orang asing yang ternyata bernama Luke itu mengajak Moose untuk berkunjung ke studio tari miliknya dan kenalan sama temen-temennya. Mereka bersama-sama mengatur strategi untuk memenangkan sebuah dance competition yang bergengsi.
Toy Story ini film animasi yang selalu membawa pesan moral yang bagus banget di tiap filmnya. I always ended up cry. Ya saya emang se-cengeng itu sih, drama dikit nangis. Adegan haru dikit, nangis. Senggol bocor.
Toy Story mengisahkan tentang mainan-mainan yang ternyata bisa hidup dan berbicara ketika tidak berada disekitar manusia. Tidak terkecuali mainan-mainan milik Andy. Di film pertama dikisahkan bahwa Andy memiliki mainan baru bernama Buzz Lightyear yang merupakan seorang astronot. Andy bahagia banget punya mainan baru itu sehingga selalu maunya main sama Buzz terus. Hal ini membuat mainan yang “tadinya” jadi mainan kesayangan, si koboy Woody, jadi cemburu. Buzz dan Woody pun jadi saling dingin tapi ketika mereka berdua ditemukan oleh tetangga Andy yang kejam, mereka jadi kompak untuk melarikan diri, mencari solusi bersama untuk bisa kembali ke rumah.
Film keduanya mengisahkan Woody nyasar ke garage sale yang diadakan di halaman rumah Andy demi menyelamatkan mainan penguin tua yang akan mau dijual di garage sale itu. Ketika sedang berusaha mencari cara kembali ke kamar Andy, seorang kolektor mainan menemukan Woody dan ingin membeli mainan itu. Ibunya Andy bilang mainannya nggak dijual, tapi sang kolektor mainan malah mencuri Woody. Ia akan dijual dengan harga tinggi ke Jepang bersama teman-teman koleksi seri koboi lainnya. Teman-teman mainan Andy lainnya yang menyaksikan peristiwa pencurian itu pun melakukan misi penyelamatan untuk Woody.
Kalau film ketiga ini, ceritanya Andy sudah beranjak remaja. Sebentar lagi Andy akan melanjutkan pendidikannya ke bangku kuliah. Tadinya Andy berniat mau bawa Woody aja ke asramanya dan sisa mainan yang lain mau di simpan di gudang. Eh, mamanya Andy mengira kantong berisi mainan yang udah dirapihin sama Andy itu adalah sampah yang mau dibuang, jadinya terjadi kesalahpahaman deh di pikiran mainan-mainan yang lain. Mereka jadi sedih dan memutuskan untuk ikut dengan beberapa mainan yang akan disumbangkan ke sebuah daycare. Tapi di sana ternyata anak-anaknya pada brutal.
Setiap holiday season, di TV lokal selalu ada film Home Alone. Semacam rutinitas wajib liburan. Mungkin karena tema filmnya juga holiday season dan alasan paling masuk akal sih karena ratingnya bagus. Jadi dari generasi ke generasi pasti tau film ini karena setiap tahun minimal 1x akan ada stasiun TV lokal yang menayangkan . Garis besar (dan benang merah) dari semua seri Home Alone adalah tentang anak yang harus melawan sekawanan penjahat dengan kreatifitas yang ia miliki ketika berada sendirian di rumah. Home Alone 1 dan 2 diperankan oleh si imut Macaulay Culkin sementara di film ketiga dan keempatnya bukan Macaulay lagi. Tapi tetap menarik dan nggak bosan untuk ditonton karena jalan ceritanya seru dan pemerannya juga menggemaskan.
15. Space Jam (1996)
Aneh sih rasanya kalau ada anak 90an yang belum pernah nonton Space Jam. Film ini sempet fenomenal banget di masanya. Pemain utamanya Michael Jordan dan karakter-karakter Looney Tunes. Perpaduan antara konsep yang apik dan cerita yang seru. Out of the box. Bikin kita jadi nyaris percaya kalau dunia kartun itu benar-benar ada. Well, at least pada masa itu saya pribadi nyaris percaya. Ceritanya tentang karakter-karakter Looney Tunes yang harus bertanding basket sama monster-monster jahat. Kalau mereka kalah, semua karakter Looney Tunes harus menjadi pengisi acara di amusement park tempat moster-monster itu. Para penghuni Looney tunes sepakat untuk menculik Michael Jordan dan mengajaknya bermain.
16. Lion King (1994)
Lion King mengisahkan tentang seorang singa bernama Simba yang tumbuh besar terpisah dari keluarganya karena ia dituduh menjadi penyebab ayahnya, Mufasa sang raja hutan, meninggal dunia. Padahal sebenarnya dia dikambinghitamkan oleh sang paman yang terobsesi menjadi raja. Simba pergi sejauh-jauhnya dari tempat ia tinggal untuk melupakan masalalu. Tapi takdir berkata lain, ia pun tidak bisa menyangkal kenyataan bahwa ia adalah pewaris tahta raja hutan dan harus menggantikan posisi ayahnya. Simba pun memutuskan untuk kembali ke habitatnya, membersihkan nama baiknya dan mengembalikan ketentraman lingkungan yang telah hilang semenjak sang paman menjadi raja.
17. Mr. Bean : The Movie (1997)
Filmnya Mr Bean tuh sebenernya ada 2, yang pertama itu Mr Bean: The Movie rilis pada tahun 1997 sementara film kedua rilis 10 tahun kemudian dengan judul Mr Bean: Holiday. Say sukanya yang pertama karena menurut saya cerita yang kedua lebih ngalor ngidul gitu. Kalau Mr Bean: The Movie mengisahkan tentang Mr Bean yang bekerja sebagai penjaga museum di UK. Tau lah ya kelakuan Mr Bean kan konyol dan slebor jadi dia hampir dipecat dari pekerjaannya. Beruntungnya, pihak museum kekurangan orang untuk menjaga pengiriman sebuah benda seni ke Amerika. Jadilah Mr. Bean yang akhirnya pergi membawa lukisan itu. Ya tapi namanya juga Mr. Bean kan yaa, nggak normal justru kalau semuanya berjalan baik-baik aja.
18. A Series of Unfortunate Events (2004)
Jadi inget jaman semester 1 di kuliah, kelas saya mendapat project untuk membuat drama dan kita memilih judul ini. Ceritanya mengadaptasi film aslinya yang berjudul sama. Mengisahkan tentang 3 kakak beradik yang mejadi yatim piatu akibat musibah kebakaran. Mereka terpaksa tinggal bersama kerabat terdekat mereka, Count Olaf, orang yang ternyata ingin mengincar warisan anak-anak itu. Sejak itulah kehidupan mereka jadi sungguh unfortunate.
19. A Walk to Remember (2002)
Gegalauannya anak 90an belum komplit kalau belum pernah nonton film ini. Saat itu, belum terlalu menjamur drama-drama romantis semacam ini. A Moment to remember adalah pionir film yang membawa pesan kesetiaan dalam hubungan percintaan. Ceritanya yah sederhana banget sih tapi entah kenapa rasanya kena sampai ke lubuk hati. Mengisahkan tentang Landon Carter, flower boy di sekolah, si anak bandel yang harus menjalani masa hukuman karena kasus kenakalan remaja. Landon harus menjalani masa hukuman bersih-bersih sekolah, jadi kakak bimbingan belajar untuk anak-anak dan harus ikutan drama sekolah. Landon yang merasa payah banget dalam berakting minta bantuan ke Jamie, cewek polos, cupu dan nggak gaul yang ternyata pandai berakting. Landon tadinya gengsi banget kalau harus berurusan sama Jamie, karena temen-temennya pasti ngeledekin tapi lama-lama Landon jadi jatuh cinta sama Jamie.
20. Charlie and The Chocolate Factory (2005)
Gimana juga bisa bosan sama film ini, kalau isinya tentang permen dan coklat. Everyone must feel the same! Film ini bercerita tentang Willy Wonka, pemilik Wonka Candy Company, pabrik coklat dan permen terbaik di dunia. Yang janggal adalah, nggak pernah ada orang yang melihat aktifitas di pabrik itu setelah terjadi kasus PHK besar-besaran. Nggak pernah ada yang keluar masuk, selalu sepi, dan orang-orang nggak ada yang boleh juga masuk ke sana. Suatu ketika, Wonka mengumumkan sayembara, di mana ia meletakkan 5 tiket emas di coklat-coklat yang ia jual. Tiket emas itu dapat menjadi tiket masuk untuk berkunjung ke dalam pabrik miliknya.
Yup, sementara ini 20 judul aja dulu deh ya. Sebenernya ada beberapa judul lagi yang dari tadi coba di ingat-ingat tapi nggak terpikirkan. Mungkin lain kali bisa saya buat tulisan part 2 nya ya.. Semoga tulisan ini bisa sedikit banyak membantu memberikan referensi film tambahan dan siapa tau kalian ketagihan juga, hehe!
No comments:
Post a Comment