Monday, December 2, 2019

Korean Drama Review 2015

Hai para penjelajah virtual. Saya mau nitip postingan lama lagi nih. Review drama Korea yang berhasil saya tamatkan di tahun 2015. Di tahun tersebut, drama Korea makin seru untuk diikuti. Ceritanya semakin beragam, walaupun nggak dipungkiri, banyak juga judul serial  yang nggak berhasil mempertahankan rasa penasaran saya untuk nonton sampai episode terakhir. In no particular order, here they are:


Valid Love (rate: 7/10)

Bercerita tentang Kim Il Ri , cewek yang pas SMA naksir sama Jang Hee Tae, guru di sekolahnya dan ngebet pengen nikah sama guru itu. Akhirnya, setelah melewati segala aral melintang, menikahlah mereka, Kim Il Ri menikah di usia yang relatif muda dari usia wajarnya orang Korea perbedaan antara Kim Il Ri dan Jang Hee Tae juga cukup jauh. Setelah 7 tahun menikah, Kim Il Ri ketemu sama Kim Joon, seorang tukang kayu dan secara nggak di duga-duga, Kim Il Ri jatuh cinta sama Kim Joon dan perselingkuhan pun terjadi.

Manusia itu nggak ada yang sempurna. Kadang meskipun kita udah setia, udah cinta banget, tapi khilaf bisa aja datang menghampiri. Berbeda dari drama When A Man Love yang tahun 2014 lalu saya tonton, drama Valid Love membuat saya jadi paham sisi pemikiran si peselingkuh. Jalan ceritanya cukup seru, tapi endingnya kurang apik.

Birth of A Beauty (rate: 7/10)

Sa Geum Ran adalah cewek super gendut tapi baik hati. Dia menikah dengan Kang Joon, cowok ganteng dan kaya raya tapi mereka long distance selama 7 tahun. Kang Joon katanya kerja di Amerika dan nggak pernah punya waktu buat balik ke Korea. Suatu hari, Sa Geum Ra mengetahui kalau ternyata suaminya selama ini nggak pernah ke Amerika tapi tinggal di hotel dan dia punya selingkuhan. Malangnya, setelah tau tentang hal itu, Sa Geum Ra mengalami kecelakaan dan dinyatakan meninggal. Tanpa sepengetahuan orang-orang, dia menemui Han Tae Hee, yang dikira dokter bedah plastik, padahal pewaris dari perusahaan kaya yang punya trauma akan percintaan akibat patah hati di masalalu. Mereka berdua merencanakan misi balas dendam untuk cinta yang udah menyakiti mereka.

Seperti kebanyakan drama Korea lainnya, cerita Birth of A Beauty terkesan terlalu dipanjang-panjangin. Tapi ya okelah, masih cukup oke untuk bikin saya bertahan nonton sampai episode terakhir.

SPY (rate: 8/10)

Jun Woo adalah anak dari keluarga bahagia yang diem-diem bekerja di Badan Intelejen Negara alias Intel. Sama semua orang terdekatnya dia ngaku kerja di perusahaan keuangan. Suatu ketika, dia kehilangan partner kerjanya saat bertugas di Busan. Partnernya meninggal akibat ulah agen Korea Utara yang membawa misi ke Korea Selatan. Bertalian dengan itu, Ibunya Jun Woo, Park Hye Rim ternyata adalah mantan agen Korea Utara yang diperintahkan untuk bertugas kembali setelah puluhan tahun menutup masalalu nya dengan kabur ke Korea Selatan dan menjadi ibu rumah tangga. Ancaman tentang keselamatan keluarganya bikin Park Hye Rim diposisikan pada pilihan yang berat.

Drama ini seru. Selain karena genre action cukup memberi angin segar di tengah maraknya drama percintaan, kita juga berhasil dibuat penasaran banget sama akhir ceritanya.

Master's Sun (rate: 9/10)

Master's Sun adalah drama bergenre romantic horror comedy. Jadi untuk kalian yang bosan dengan genre romance tapi juga takut nonton genre horror harus coba nonton drama ini, karena drama ini membungkus kisah romansa dan horror dengan gaya yang menghibur. Bercerita tentang Tae Gong Sil cewek pinter dan bertalenta yang punya kemampuan melihat makhluk halus setelah mengalami kecelakaan dan koma selama 3 tahun. Kemampuan ajaibnya itu bikin hidup Tae Gong Sil jadi suram. Dia jadi insomnia karena setiap kesadarannya berada di tingkat yang lemah, banyak hantu yang pengen masuk ke badannya. Dia jadi tertutup dan sensitif karena banyak orang yang nggak percaya sama apa yang bisa dia lihat dan menyangka dia gila. Suatu ketika, dia ketemu Joo Won, orang kaya raya yang kikir, pelit, ngeselin, yang hanya percaya sama apa yang bisa dilihat, didengar dan dirasa pakai panca indra nya. Joo Won orang yang sangat realistis dan nggak pernah takut sama hal-hal gaib, karena menurutnya, orang yang masih hidup lebih menakutkan dibanding orang yang udah mati. Lucunya, setiap kali Tae Gong Sil nyentuh Joo Won, hantu yang ada di dekat dia otomatis menghilang. Tae Gong Sil pun berusaha untuk selalu bisa ada di dekat Joo Won.

Three Days (rate: 9/10)

Drama action ini bercerita tentang Han Tae Kyon, salah satu anggota tim pengawal presiden yang harus mengungkap kebenaran dari kasus kematian ayahnya. Kasus itu ternyata juga bertalian dengan kasus percobaan pembunuhan presiden ketika sedang berlibur ke Villa pribadinya. Surprisingly, karena kasus ini juga, dia belajar kalau nggak semua orang yang dia kenal baik itu bisa dipercaya.

Three Days sangat layak tonton karena drama seri ini banyak memberi kejutan. Plotnya bikin kita nggak bisa nebak mana kawan mana lawan.

Mama (rate: 9/10)

Bisa dibilang drama ini adalah drama tersedih sepanjang tahun ini. Jangankan dari episode pertama, dari setengah episode pertama juga saya udah nangis. Kalau tahun lalu That Winter The Wind Blows yang jadi juara drama tersedih, sekarang Mama yang jadi juara. Kalau suka drama-drama yang menguras airmata, drama ini pilihan yang tepat banget.

Drama ini mengisahkan seorang single parent bernama Han Seung Hee yang memiliki seorang anak laki-laki bernama Han Geu Roo. Mereka tinggal di Kanada cuma berdua aja. Han Seung Hee adalah seniman super sibuk. Hubungan Seung Hee sama anaknya juga jadi nggak berjalan baik karena kesibukannya itu. Han Geu Roo tumbuh jadi anak yang mandiri dan nggak merasa butuh sosok ibu karena ibunya juga sibuk terus hampir ga pernah ada buat dia. Suatu ketika, Seung Hee di vonis sakit parah dan waktu hidupnya udah nggak lama lagi. Dia khawatir gimana nasib Han Geu Roo kalau dia meninggal nanti. Akhirnya Han Seung Hee memutuskan untuk balik ke Korea. Di Korea dia ketemu sama mantan pacarnya yang juga merupakan bapak biologis dari Geu Roo, tapi selama ini mantannya itu nggak tau kalau Han Seung Hee punya anak dari dia. Han Seung Hee jadi dilema, apakah bapak biologis nya itu bisa jadi orangtua yang baik buat Geu Roo ketika nanti dia udah nggak ada lagi?

You're All Surrounded (rate: 7/10)

Menceritakan tentang polisi junior bernama Kim Ji Yong yang sengaja masuk polisi karena mau mengusut tuntas kasus kematian ibunya. Dia menyamar sebagai Eun Dae Goo dan di tugasin jadi polisi di cabang kepolisian Gangnam. Disana dia harus jadi anak buahnya Seo Pan Seok, seorang polisi senior yang tempramen, nyebelin dan paling nggak sabar ngajarin polisi junior. Tapi ternyata Seo Pan Seok adalah orang yang dulunya nanganin kasus kematian ibunya.

Drama ini ringan sih, nggak wow banget tapi bukan berarti jelek. Lucu-lucuannya dapet, sedih dan deg-degannya dapet. Masih tetap layak tonton kok. Apalagi ada Lee Seung Gi, ya kan?

Marriage Not Dating (rate: 7,5/10)

Drama ini bercerita tentang dokter bedah plastik ganteng (menurut gue sih nggak ganteng-ganteng amat) bernama Gong Ki Tae, yang berasal dari keluarga yang sangat kaya tapi playboy. Gong Ki Tae orang yang lebih senang menyendiri, agak OCD dan berpemikiran kalau nikah itu cuma menambah masalah hidupnya. Tapi karena mamanya ngancem nggak akan kasih jatah warisan kalau dia nggak menikah, diapun berinisiatif untuk kenalin cewe yang berbanding terbalik dengan selera keluargnya supaya dia dianggap gagal dalam mencari jodoh dan nggak akan dipaksa nikah lagi. Wanita tidak beruntung yang dijadikan tumbal itu adalah Joo Jang Mi, cewe yang baru diputusin sama sahabat Gong Ki Tae yang namanya Lee Hoon Dong karena nggak siap diajakin nikah sama Joo Jang Mi. Dari inisiatif bodoh itulah drama hidup Gong Ki Tae dimulai.

 

Well mungkin buat sebagian orang, drama ini agak cheesy, tapi entah mengapa, bagi saya drama ini simply amazing dan emang agak deket dengan realita. Padahal taun lalu, karena drama When A Man Love, saya udah sempet nyumpah nggak akan lagi nonton drama yang ada Yeon Woo Jin dan Shin Se Kyung. Tapi malah kejebak sama drama ini. Padahal awalnya karena ada Jung Jin Woon nya 2AM aja. Yasudahlah, sakit hati saya sama perannya Yeon Woo Jin di When A Man Love udah sedikit terobati karena drama ini.

The Producer (rate: 8/10)

Mungkin ini drama yang paling bikin heboh tahun ini karena ada si Kim Soo Hyun yang baru aja balik dari bintang! hahaha. Beradu akting sama aktor lucu Cha Tae Hyun, actress kawakan Gong Hyo Jin dan IU penyanyi yang lagi naik daun. The producer menceritakan bagaiamana ups and downs nya program pertelevisian di Korea. Baek Seung Chan adalah rookie (sebutan untuk junior atau pendatang baru) yang harus terima nasib dilempar ke bagian acara yang udah nyaris aja diberhentikan karena rating yang jelek. Di divisi acara itu, dia ketemu sama ketua divisi bernama Ra Joon Mo yang selalu underestimate kerjaan Baek Seung Chan dan harus jadi talent coordinator untuk artis nyebelin yang banyak mau namanya Cindy.
 

Yang saya suka dari drama ini adalah meriahnya bintang-bintang Korea yang jadi supporting actress and actor nya. Dari segi cerita sih yang oke lah tapi nggak wow tapi bagaimana cerita ini dikemas sungguh luar biasa. Tapi akting Kim Soo Hyun disini sukses.

School 2015 : Who Are You (rate: 9/10)

Drama cinta-cintaan ABG yang dikemas cukup apik sehingga terlihat beda diantara drama-drama percintaan SMA pada umumnya. Ada percintaan unyu-unyu nya tapi ada misterinya juga. Berkisah tentang sepasang anak kembar yang terpisah sejak masih sebesar biji jagung alias masih bocah. Mereka nggak kenal satu sama lain dan nggak tau juga kalau punya saudara kembar. Eun Bi diadopsi sama orangtua yang mampu secara finansial. Di sekolahnya Eun Bi termasuk jadi geng eksis. Sifatnya tempramental, jutek tapi pinter. Sementara kembarannya, Eun Byul adalah anak panti asuhan yang dikenal baik hati, penyayang, tapi selalu jadi korban bullying di sekolahnya dan nggak ada satupun yang mau jadi temennya. Suatu ketika, Eun Byul yang berniat mengakhiri hidupnya dengan loncat ke sungai malah mendapati dirinya terbangun di kamar rumah sakit dengan nggak punya ingatan apapun tentang masalalunya. Mendadak dia dikenal orang-orang sebagai Eun Bi dan harus menjalani kehidupan sebagai Eun Bi disaat keberadaan Eun Bi yang sebenarnya malah nggak diketahui dan Eun Byul yang sebenernya sudah dinyatakan meninggal dunia.

Golden Cross (rate: 8/10)

Golden Cross bercerita tentang rencana balas dendam Kang Do Yoon terhadap pembunuhan adiknya yang paling dia sayang dan orang yang menjebak keluarganya. Diapun berusaha menerobos hirearki kepemimpinan perusahaan Golden Cross, perusahaan yang dia curigai erat hubungannya sama kasus yang menimpa keluarganya. Diapun bekerja sama dengan Seo Yi Re, jaksa perempuan yang cinta keadilan. Surprisingly, Seo Yi Re adalah anak dari salah satu petinggi Golden Cross yang di incar Kang Do Yoon.

Saya suka banget sama drama ini karena ceritanya serius banget. Pelik. Sedih dari sisi yang berbeda. Bagus deh. Lain daripada yang lain.

Secret Love (rate: 8,5/10)

Ketika nonton drama ini, emosi dibuat naik turun. Walaupun tetap belum bisa menyaingi sedihnya drama Mama, tapi Secret Love punya caranya sendiri untuk bisa menggugah emosi penontonnya. Tentang cinta, tapi cinta yang penuh kesedihan, pengorbanan dan cerita yang kompleks.

Bercerita tentang Kang Yoo Jung, wanita yang rela dipenjara akibat kasus tabrak lari, padahal saat itu yang mengemudi adalah pacarnya, Ahn Do Hoon. Tabrak lari itu menewaskan pacar dari Min Hyuk, cowok kaya raya yang punya segalanya kecuali keramahan. Awalnya Min Hyuk benci dan dendam banget sama Yoo Jung karena sudah menewaskan perempuan yang dia sayang banget. Tapi ketika kebenaran mulai terungkap, Min Hyuk pun mulai berubah sikap.

The Girl Who Can See Smell (rate: 6/10)

Agak-agak ngayal sih ceritanya. Tentang seorang cewek bernama Oh Cho Rim yang dapet anugerah tiba-tiba bisa memvisualisasikan bau-bauan. Ngerti gak maksudnya memvisualisasikan bau? Jadi misalnya nih ada cewe pake parfum bau bunga melati campur mint, nah nanti si Oh Cho Rim bisa liat ada gambar daun mint sama bunga melati mengelilingi cewek itu. Yah kira-kira gitulah ya, hehehe. Kemampuan itu dia dapet seletah 3 tahun koma, tapi karena koma itu juga dia jadi kehilangan semua ingatannya termasuk alasan kenapa dia bisa sampe 3 tahun koma di rumah sakit. Sementara Choi Moo Gak adalah orang yang kehilangan adik perempuannya karena pembunuhan misterius. Dia akhirnya jadi polisi karena pengen bisa mengungkap kasus pembunuhan adiknya itu. Waktu Oh Cho Rim dan Choi Moo Gak ketemu, mereka pun saling menemukan misteri di masalalu yang ternyata berkaitan.

Mungkin karena saya udah keburu nggak suka duluan sama pemeran utamanya (karena dia main di drama When A Man Love) jadinya nggak terlalu semangat nonton drama ini. Ide ceritanya sih lumayan unik, tapi menurut saya ngayalnya nanggung, jadinya kelihatan banget mengada-adanya. Kalau emang mau buat fantasy yah sekalian aja dibikin lebih meriah, jangan nanggung.

Falling For Innocent (rate: 8,5/10)

Drama ini lucu, sedih dan menye-menye at the same time. Saya suka banget. Bahkan udah nonton dua kali dan masih tetep suka. Bisa bikin nangis, ketawa, nangis lagi, eh trus ketawa lagi. Ceritanya tentang Kang Min Ho, businessman yang gayanya songong dan ngeselin se ada-adanya. Dia berambisi banget menaklukan sebuah perusahaan namanya Hermina. Dia jadi se-ambisius itu karena dulu Hermina adalah perusahaan ayahnya yang didzolomi oleh omnya sendiri setelah ayahnya meninggal akibat penyakit jantung langka. Om nya memalsukan data-data sehingga perusahaan itu dinyatakan terlibat hutang. Mamanya Kang Min Ho yang stress dan ga kuat menerima kenyataan itu akhirnya meniggal bunuh diri. Ketika semua yang dia mau pelan-pelan tercapai, Kang Min Ho ketemu sama Kim Soon Jung, anak dari sekretaris pribadi bapaknya yang dulu ikut mengkhianati bapaknya. Kim Soon Jung sekarang jadi ketua tim sekretaris di perusahaan Hermina, menggantikan posisi bapaknya yang udah meninggal. Otomatis dendam Kang Min Ho atas kejadian pengkhianatan di masalalu itu dilimpahkan ke Kim Soon Jung, padahal cewek ini sama skali nggak menurunkan sifat pengkhianat dari bapaknya.

Mask (rate: 6/10)

Well, meskipun agak kesel sama endingnya dan harusnya drama ini bisa lebih singkat daripada kenyataannya. Tapi saya tetap merasa drama ini layak untuk direkomendasikan. Mask bercerita tentang Byun Ji Sook, salah satu SPG di sebuah swalayan mewah. Hidupnya berat karena dia dan keluarganya berhutang ke rentenir. Suatu ketika, Byun Ji Sook nggak sengaja ketemu sama orang yang mirip banget sama dirinya, namanya Seo Eun Ha.Orang yang mirip banget sama dia itu adalah orang kaya raya, tunangan dari pemilik swalayan tempat dia bekerja. Mereka bukan kembaran, tapi muka mereka seperti kembar identik. Di fenomena jaman dulu, kejadian kaya gini disebut Doppelganger. Mitosnya, kejadian ini dianggap sial dan membawa petaka kalau terjadi. Bener aja, setelah kejadian itu, mendadak hidupnya jadi makin sulit, dan parahnya dia terjebak dalam posisi harus berpura-pura jadi Seo Eun Ha demi bisa bayar hutang keluarganya.

Angry Mom (rate: 7,5/10)

Drama ini bercerita tentang Jo Kang Ja, pentolan preman perempuan di SMA Busan jaman dulu. Dia terpaksa harus dikeluarin dari sekolah karena hamil muda dan berusaha menjadi ibu yang baik dan bertanggung jawab untuk Oh Ah Ran, anak perempuannya. Singkat cerita, Jo Kang Ja sudah berusia sekitar 30an deh gitu ya ketika anaknya mulai jadi remaja. Hubungan ibu dan anak ini jadi agak ribet, karena anaknya tertutup sementara emaknya bawel dan tempramen banget. Tapi biar bagaimanapun, pasti ikatan batin ibu dan anak itu kuat. Ketika tau kalau anaknya disekolah suka di bully, dia nekat untuk menyamar kembali jadi anak sekolahan, dan daftar di sekolah anaknya untuk mengusut apa penyebab anaknya sering di bully.

Mrs. Cop (rate: 8/10)

Drama ini bercerita tentang perjuangan dan kerja keras seorang detektif perempuan bernama Choi Yong Jin dalam membela kebenaran. Choi Yong Jin adalah detektif yang anti korupsi dan jago banget dalam menangani kasus. Sedihnya, saking sibuknya membela kebenaran, dia sering absen dalam tugasnya sebagai seorang ibu. Suatu saat, ketika sedang menangani sebuah kasus, terjadi kesalahan yang membuat Choi Yong Jin harus merelakan pangkatnya. Faedahnya, dia jadi bisa menyediakan banyak waktu untuk anaknya. Tapi nggak bisa dipungkiri juga kalau kehilangan detektif berbakat macam Choi Yong Jin bikin kepolisian kewalahan juga.

I Order You (rate: 6/10)

Drama mainstream sih, tentang seorang chef ganteng bernama Yeo Kuk Dae yang masih belum bisa move-on dari mantannya. Ia akhirnya jadi duda karena istrinya tiba-tiba ninggalin dia begitu saja. Yeo Kuk Dae ketemu sama Park Song Ah dan mereka jatuh cinta dari pandangan pertama. Tapi hubungan mereka mulai jadi "drama" ketika kisah masalalu chef ganteng terungkap. Haha cheesy lah pokoknya.

Hidden Identity (rate: 8/10)

Para penggemar Kim Bum pasti akan meleleh kalau liat aktingnya di drama ini. Kali ini Kim Bum berperan sebagai Cha Gun Woo , mantan anggota SWAT yang punya misi rahasia untuk mengungkap kasus kematian pacarnya yang dibunuh persis di depan matanya. Sejalan dengan niat balas dendamnya itu, dia menerima tawaran dari Jang Moo Won untuk ikut bergabung di tim investigasi independen yang dia buat untuk mengurangi kejahatan di Korea.

Oh My Ghost (rate: 7,5/10)

Oh My Ghost bercerita tentang Na Bong Sun , cewek yang punya kemampuan bisa liat hantu dan sepanjang hidupnya selalu merasa ketakutan, kikuk, kehilangan kepercayaan diri, nggak punya temen dan mengalami gangguan insomnia berat. Dia bekerja di sebuah restoran terkenal milik cowok ganteng tapi judes bernama Kang Sun Woo. Na Bong Sun paling sering dimarahin sama Kang Sun Woo karena selalu bikin salah. Suatu hari, dia kemasukan setan perawan bernama Shin Soon Ae. Hantu ini mati penasaran dan menganggap kalau dia nggak bisa naik ke surga dengan tenang karena belum pernah ngerasain pecah perawan. Alhasil dia menggunakan tubuh Na Bong Sun untuk merayu si chef ganteng sampai dia mendapatkan apa yang dia perlukan untuk bisa masuk surga dengan tenang.

Dramanya berhak dapat rating 7,5 karena akting naif dan centilnya Park Bo Young bener-bener naturally success. Plot twist tentang misteri kematian si hantu juga lumayan seru.

Last (rate: 9/10)

Drama di tahun 2015 yang ceritanya paling anti mainstream menurut saya adalah drama ini. Saya salut sama penulis ceritanya. Last menceritakan tentang gimana kerasnya hidup jadi orang susah di Korea. Bahkan jadi gembel aja masih harus sikut-sikutan untuk berebut lapak tidur dan jatah makan. Jang Tae Ho adalah eksekutif muda yang kerja jadi manager investasi. Suatu ketika, perhitungan jual beli saham dia gagal, jadinya Jang Tae Ho menghilangkan uang nasabah 350 juta won. Mendadak Jang Tae Ho bangkrut dan nggak punya apa-apa. Dia bisa bertahan hidup di awal-awal kebangkrutannya dari hasil gadai-in cincin berlian yang tadinya dia kasih sebagai cincin tunangan buat pacarnya. Setelah duitnya bener-bener habis, Jang Tae Ho nggak punya pilihan lain selain menggembel. Dia pergi ke stasiun Seoul dimana banyak banget orang-orang homeless menetap. Ternyata, dia mendapati kehidupan jadi gembel itu berat banget. Ketenangannya selalu direcokin sama orang-orang yang dianggap "lebih berkuasa" diantara gembel-gembel lain. Untuk bisa jadi orang terpandang di kalangan para gembel, dia harus melewati susunan organisasi gembel. Karena nggak tahan terus tertindas sebagai gembel kelas bawah, Jang Tae Ho berusaha gimana caranya supaya bisa mencapai posisi nomer 1 di hirearki itu.

She Was Pretty (rate: 7,5/10)

Saya yakin dan percaya bahwa drama ini bisa berhasil dapet rating dari para kritikus drama tak lain dan tak bukan adalah karena pengaruh besar akting Choi Si Won yang seger banget. Dari segi cerita nggak terlalu spektakuler, bahkan di awal, yah di dua episode pertama deh, saya sempet merasa bosan dan nyaris enggan melanjutkan. Tapi lama-lama bisa larut juga nontonnya karena keberadaan Choi Si Won. Dia sukses memberi kesan manis dalam drama ini tepat sebelum dia berangkat wajib militer selama dua tahun.

She Was Pretty bercerita tentang Kim Hye Jin dan Ji Song Joon, teman kecil yang terpisah belasan tahun lamanya terus akhirnya sepakat ketemuan lagi setelah akhirnya saling bisa menghubungi lewat email. Kim Hye Jin dulunya cantik dan cerdas berubah jadi Kim Hye Jin yang jelek, agak aneh dan rendah diri di usia dewasanya. Sebaliknya, Ji Song Joon yang dulunya gendut, tukang makan, dan suka minder berubah jadi cowo ganteng idaman para wanita. Kim Hye Jin yang minder ngeliat gimana gantengnya Ji Song Joon pas dewasa nggak mau mengecewakan dia dengan melihat gimana jeleknya dia sekarang. Akhirnya, Kim Hye Jin memutuskan untuk nyuruh sahabatnya pura-pura jadi dia.

Yong Pal (rate: 7/10)

Well, kebalikan dari She Was Pretty yang agak membosankan di awal dan makin seru di akhir, kalau Yong Pal kebalikannya. Menurut saya konsep awal ceritanya oke banget tapi makin lama makin statis keseruannya. Bercerita tentang dokter berbakat di sebuah rumah sakit yang bernama Kim Tae Hyun. Dia berasal dari keluarga kurang mampu dan butuh banyak biaya untuk pengobatan adik perempuannya yang sakit ginjal. Karena itu, kalau malam hari diem-diem Kim Tae Hyun melakukan pengobatan di luar bagi orang-orang yang butuh perawatan medis tapi nggak bisa pergi ke rumah sakit, contohnya geng mafia yang abis tawuran, atau penjahat inceran polisi. Yong Pal merupakan nama samaran Kim Tae Hyun ketika melakukan praktek ilegal itu. Ketika akhirnya Kim Tae Hyun ketahuan, dia dikasih tugas yang berat sebagai ganti dari surat pemecatan dan pencabutan lisensi kedokterannya. Tugasnya itulah yang akhirnya mempertemukan dia dengan Han Yeo Jin, cewek yang jadi pasien super VIP di rumah sakit tempat Kim Tae Hyun kerja.

D-Day (rate: 9/10)

Selain Last, drama yang menawarkan jalan cerita yang fresh dan seru adalah D-Day. Apalagi yang main si mas ganteng kesayangankuh, mas Kim Young Kwang. Drama ini menceritakan tentang kota Seoul yang terkena musibah gempa berkekuatan 6,9 SR dan bagaimana seluruh penduduk Seoul mencoba bertahan hidup setelah kejadian itu. Lee Hae Sung adalah salah satu surgeon yang sangat handal dan berdedikasi tinggi dalam pekerjaan yang dia tekuni. Dia dan tim dokter lain berjuang menyelamatkan korban bencana dengan segenap kemampuan dan fasilitas yang ada.

Saya menikmati banget drama ini dengan segala keseruan ceritanya. Problematika yang dihadapi ketika bencana alam datang. Orang-orang terpaksa putus komunikasi dengan dunia luar, nggak bisa akses listrik, harus terpisah dari orang-orang terkasih, stuck dalam situasi yang entah kapan berakhirnya. Dalam kondisi itu, mendadak uang nggak bisa bicara banyak dalam hirearki kehidupan.

Can't We Get Married? (rate: 9/10)

Satu kalimat yang menurut saya menggambarkan drama ini, "Simply Amazing". Ceritanya simple, tapi bener-bener menyentuh realita. Ini sebetulnya drama lama, entah tahun berapa, tapi tiba-tiba ketemu aja dan karena ada Kim Young Kwang juga, jadilah saya menonton drama ini. Berkisah tentang Hye Yoon dan Jung hoon, sepasang kekasih yang seumuran, saling mencintai dan berencana menikah tapi orangtua masing-masing belum menyetujui dan masih saling curiga satu sama lain. Orang tua Hye Yoon takut Jung Hoon nggak bisa memberi nafkah yang cukup buat anaknya karena saat ini Jung Hoon masih pegawai kantoran biasa, sementara Jung Hoon yang ternyata anak orang kaya, pastinya nggak akan dibiarin dapet calon istri yang berasal dari keluarga yang nggak kaya. Nggak hanya masalah itu, Hye Yoon dan Jung Hoon sendiri juga masih sering berantem karena perbedaan cara pandang dan kebiasaan mereka. Yang satu ngambek, yang satu cemburu, pokoknya ada-ada aja yang mengikis pertengkaran. Yang jadi pertanyaan paling besar adalah, can they get married?

Plus Nine Boy (rate: 8,5 /10)

Drama yang bisa bikin nangis kebawa suasana, ngakak sampe sakit perut, kembali mellow lagi dan akhirnya ngakak lagi. Begitu aja terus siklus emosinya sepanjang 14 episode. Plus Nine Boys menceritakan tentang 4 laki-laki yang sama-sama lagi berada di usia sial karena umur mereka berakhiran angka 9. Kalau di Korea angka 9 itu mengandung kutukan tersendiri yang bisa bikin orang sial sepanjang tahun. Ada Go Kwang Soo, laki-laki 39 tahun yang kena sial harus berpisah sama posisi jabatan yang cemerlangnya yang susah payah diraih selama 10 tahun karena terjadi kecelakaan siaran. Go Kwang Soo punya 3 orang keponakan laki-laki. Ada yang umurnya 29, namanya Kang Jin Gu, primadona di perusahaan travel tapi harus mengalami kesialan dalam percintaan ketika cewe yang dia sayang kepergok ciuman sama sahabatnya sendiri. Kang Jin Gu punya adik namanya Kang Min Gu, anak SMA yang umurnya 19 tahun. Kesialan yang harus ia tanggung adalah malu sepanjang tahun karena waktu lagi seru-serunya bertanding Judo eh mendadak sakit perut dan pup di celana. Impiannya untuk kuliah dari beasiswa atlit pupus saat itu juga. Terakhir adik paling kecilnya Kang Min Gu namanya Kang Dong Gu, umur 9 tahun. Dia adalah artis cilik yang terkenal tapi ternyata aktingnya udah nggak sebagus dulu lagi dan dia pun harus mengalami krisis kepercayaan diri. Keempat orang yang nggak pernah percaya tahayul akhirnya jadi kelabakan sendiri menghadapi kesialan sepanjang tahun.

Sekian dulu review drama Korea untuk tahun 2015. Lanjut di review tahun berikutnya ya. Semoga bermanfaat buat kalian yang lagi cari referensi tontonan.

 

No comments:

Post a Comment