Thursday, December 5, 2019

Korean Drama Review 2018

Halooo para penjelajah dunia maya. Masih dalam rangka nitip tulisan lama, kali ini saya mau repost review drakor tahun 2018. Semoga bisa jadi referensi kalian pas lagi nyari drakor untuk mengisi waktu luang. Tidak jauh berbeda dengan tahun 2017, jumlah drama Korea yang saya ikuti di tahun 2018 juga tidak banyak. Sebenernya jumlah drama yang ditonton banyak, tapi banyak juga yang nggak sampai tamat alias berhenti nonton ditengah jalan. Makin kesini naluri kekoreaan saya tidak mudah terpuaskan alias gampang bosen. Namun begitu, saya tetap mengusahakan menepati janji untuk membuat review drama Korea di tahun ini karena tak mau mengecewakan kalian para pembaca yang budiman.


In no particular order, here are the titles: 


1. Lookout / The Guardian

Sungguh pilihan yang tepat sebagai pembuka tahun. Lookout adalah drama seri pertama yang saya tonton tahun ini dan saya benar-benar terkesima. Konsepnya mateng, alur yang sengaja dibuat maju mundur menampilkan plot twist yang apik. Disaat saya berpikir cerita sudah sampai di akhirnya, ternyata saya bahkan belum sampai di tiga perempat babak. Luar biasa. Pemeran utamanya adalah mas-mas kesayangan saya, tak lain dan tak bukan, Kim Young Kwang. Di drama ini dia belajar keluar dari zona nyaman. Akting yang disuguhkan mungkin tidak luar biasa tapi buat saya dia berani berperan antagonis aja itu udah patut diapresiasi dengan tepuk tangan meriah. Kim Young Kwang beradu akting dengan aktris yang selalu main di drama genre seperti ini, spesialis drama menegangkan, Lee Si Young. Sungguh perpaduan yang apik.

Lookout mengisahkan tentang detektif bernama Jo Soo Ji yang harus menerima kenyataan pahit bahwa anak semata wayangnya meninggal akibat dicelakai seseorang. Sedihnya lagi, Jo Soo Ji nggak mendapatkan keadilan atas peristiwa itu karena banyaknya manipulasi di kepolisian dan kejaksaan oleh "orang-orang kuat". Karena merasa pihak kejaksaan dan kepolisian nggak membantu, diapun memutuskan untuk bergabung dengan Seo Bo Mi dan Kong Kyun Soo, orang-orang yang juga memiliki masalalu kehilangan orang-orang yang mereka cintai, untuk mencari keadilan dengan cara mereka sendiri.

2. While You Were Sleeping

Boleh kita akui, diantara aktor-aktor lain, Lee Jong Suk itu gantengnya memang unik. Dia nggak literally ganteng seperti Lee Min Ho atau Song Joong Ki atau Park Bo Geum. Gantengnya nggak bisa diukur dalam sekali lihat tapi mukanya nggak membosankan. Nah diantara semua dramanya, tampaknya While You Were Sleeping adalah favorit saya.

Drama ini mengisahkan tentang Nam Hong Joo, orang yang bisa melihat masa depan lewat mimpinya. Suatu saat, ia nyaris aja mengalami suatu peristiwa naas namun berhasil diselamatkan oleh Jung Jae Chan, seorang jaksa baru, yang ternyata melihat apa yang akan terjadi pada Nam Hong Joo lewat mimpinya. Ternyata ada pertalian di masa lalu antara mereka berdua yang membuat mereka terkoneksi satu sama lain lewat mimpi.

Yah, bisa dibilang kalau masuk kategori drama khayalan, ini khayalan yang paling masuk akal karena orang-orang yang bisa melihat masa depan lewat mimpi ya beneran ada. Cuma menurut saya ada "here and there" parts tentang benang merah para tokohnya dan benang merah kasus-kasus di drama ini yang terkesan kaya skenario banget gitu, kebetulannya skenario banget, jadi kurang natural jatohnya. Tapi nggak menganggu overall jalannya drama ini sih. Masih sangat layak tonton kok. Saya suka.

3. Meloholic

Saya nonton drama ini awalnya bukan karena tertarik dengan pemain atau jalan ceritanya. Bahkan sejujurnya, episode pertama dan keduanya tak sebegitu menariknya hingga membuat saya ingin melanjutkan episode selanjutnya. Tapi salah satu teman saya sangat merekomendasikan Meloholic ini. Dia sampai encourage saya untuk coba bersabar karena setelah episode ketiga dia jamin saya akan ketagihan. Ternyata bener. Drama ini saya selesaikan dalam waktu 1 hari saja.

Meloholic adalah drama dengan 10 episode yang mengisahkan tentang seorang cowok cupu bernama Eun Ho. Dia diputusin secara sepihak oleh pacarnya tepat di hari ulang tahun cewek itu dengan alasan Eun Ho bukanlah cowok yang pengertian. Di hari yang sama, Eun Ho mendapatkan anugerah bisa melihat isi pikiran wanita hanya dengan sentuhan tangan. Karena kekuatan itu, Eun Ho justru jadi males cari pacar karena sering mendapati kalau perempuan itu banyak dramanya. Tapi, dia bertemu dengan Han Ye Ri, cewek paling real dari semua cewek yang pernah Eun Ho temuin. Dia selalu berkata sesuai dengan isi hatinya dan nggak pernah drama. Han Ye Ri juga males cari cowok karena sebuah trauma masalalu.

Unsur thirller dan romance dan comedy yang disuguhkan dalam drama ini sungguh pas porsinya. Alur ceritanya juga masuk akal jadi diakhir kita merasa puas banget walaupun dari awal udah bisa nebak endingnya akan seperti apa, karena sebenernya ceritanya nggak ribet. Lucu-lucuan yang tersisip di drama ini segar dan gak jayus.

4. My Secret Romance

Well actually I'm not sure harus kasih rate berapa untuk drama Korea ini. Ceritanya sih simple tapi romance scene nya itulohh.. Hot bangetsz! Kalau saya perhatiin ya, si Sung Hoon ini kalau di adegan romantis totalitasnya suka tanpa batas gitu.

Drama ini intinya tentang kesalahpahaman yang terus menerus terjadi antara seorang ahli gizi bernama Lee Yoo Mi dan seorang CEO perusahaan pakaian dalam bernama Cha Jin Wook. Dari awal mereka ketemu, udah ada missunderstanding dimana Lee Yoo Mi kenal sama Jin Wook sebagai seorang pekerja di resort yang sebenernya milik bapaknya. Terus mereka one night stand di hari pertama mereka bertemu karena dua-duanya mabuk dan lagi banyak masalah. Karena mereka terbangun di pagi harinya dalam keadaan yang tidak tepat, terjadi lagi kesalah pahaman. Lalu mereka nggak saling ketemu selama 3 tahun dan pas akhirnya ketemu lagi, rasanya kaya disamber petir.

5. Two Cops

Serial ini cukup seru untuk disimak karena sang pembuat cerita sangat pintar menyimpan kartu AS yang dibagi-bagi dalam episode tertentu sehingga penonton tidak akan bosan menyaksikan hingga tamat. Dengan durasi 30 menit per-episode membuat drama ini terkesan padat dan bikin geregetan. Semua tokoh yang muncul berperan penting dalam membangun cerita, apalagi peran Jo Jong Suk. Seneng banget liat dia di drama ini. Membuat saya akhirnya bisa mengakui kepiawaiannya dalam berakting.

Two Cops mengisahkan seorang detektif bernama Cha Dong Tak yang tengah berduka atas kematian rekan kerjanya yang dibunuh ketika patroli malam. Parahnya lagi, setelah kematiannya, diberitakan kalau partner Cha Dong Tak itu adalah polisi korup. Merasa tidak terima dengan keadaan, Cha Dong Tak berusaha keras untuk bisa menangkap pelaku pembunuhan serta membersihkan nama sang partner. Nggak disangka-sangka dalam perjalanannya mengungkap kebenaran, Cha Dong Tak malah menemukan partner baru yang berprofesi sebagai penipu dan pencuri.

6. Something in the Rain

Nonton drama ini rasa-rasanya bisa kena diabetes. Satu-satunya drama di tahun ini yang sukses bikin cengengesan sepanjang drama. Episode demi episode. Adegan demi adegan. Perpaduan antara jalan cerita, akting para pemain dan soundtrack yang klasik tapi sweet, membuat drama ini jadi perfectly romantic. Karena saya beberapa waktu lalu menonton drama While You Were Sleeping, saya seneng lihat supporting actornya si Jung Hae In. Jadinya saya googling deh drama apa aja yang dia pernah main. Di Wikipedia ditulis kalau upcoming dramanya Jung Hae In adalah Something in the Rain dan lawan mainnya adalah...... jreng jreng,, Son Hye Jin. Yup, si cantik yang fenomenal,  main actress di serentetan film, diantaranya, A Moment To Remember, Art of Seduction, the Classic, April Snow dan main actress juga di drama seri Personal Taste (ah drama ini kusuka bangettt) dan Shark. Alurnya memang lambat sih, tapi terbayar dengan adegan romantis yang bertaburan di setiap episode.

Something in the Rain atau yang sering juga disebut Noona Who Bought Me Food adalah drama yang mengisahkan tentang Yoon Ji An, seorang wanita yang kini berada di usia middle thirties, yang sudah mapan tapi masih melajang, bahkan baru aja putus sama cowok karena selama ini di-duain. Ia akhirnya bisa menyembuhkan patah hatinya setelah ketemu sama Seo Jun Hee, anak desain grafis yang umurnya masih twennies. Merekaa jadi punya perasaan yang lain setelah lama gak ketemu karena Jun Hee sekolah di Amrik. Hubungan ini sebenernya bukanlah sebuah dosa hanya akhirnya jadi complicated karena Seo Jun Hee itu adalah adik kandung dari sahabat karibnya Yoon Ji An. Seo Jun Hee dan kakaknya, Seo Kyung Yeon, bukan hanya deket sama Ji An aja tapi udah sampai deket ke keluargnya juga. Udah dianggap anak sendiri sama orang tua Yeon Ji An dan adiknya Ji An tuh sahabatan sama Jun Hee. Mereka pun memutuskan untuk pacaran diem-diem.

7. What's Wrong With Secretary Kim

Entah kenapa belakangan ini  drama-drama Korea banyak yang mengadaptasi cerita Webtoon. Apa saya aja yang baru tau? Jujur saya kurang begitu tertarik sama Park Seo Joon. I may have mention about this before di post saya, nggak tau yang mana gitu, pokoknya saya ngerasanya pernah. Tapi akhirnya saya suka terjebak di beberapa dramanya entah karena ceritanya yang bagus pemain lainnya yang berhasil membawa aura baik untuk dramanya. Kalau untuk kasus drama What's Wrong With Secretary Kim, saya terjebak karena ceritanya yang berhasil membawa romansa berbeda dari drama-drama pada umumnya. Cara mereka membentuk cerita misteri di masalalu nya juga bagus.

Drama ini mengisahkan tentang seorang sekretaris serba bisa bernama Kim Mi Soo. Dia mengabdikan diri untuk wakil direktur super perfeksionis, nyebelin, bawel dan gila kerja bernama Lee Young Joon. Kim Mi Soo meniti karirnya sebagai sekretaris dengan penuh perjuangan. Mulai dari banyak salah, diomelin tiap hari, belajar bahasa asing sampai nangis-nangis, sampai akhirnya ia bisa berada di posisi sekretaris paling handal dan tak tergantikan. Namun di masa gemilangnya, Kim Mi Soo malah memutuskan untuk berhenti. Semua orangpun jadi bertanya-tanya, "Apa yang terjadi dengan sekretaris Kim?".

8. The Smile Has Left Your Eyes

Seo In Guk kali menyuguhkan peran berbeda. Meskipun ekspresinya tidak tampak menunjukkan banyak perbedaan, yang jelas ia telah merubah total image yang tercipta sebelumnya sebagai orang kaya tapi naif dan gila belanja itu. Walaupun masih jatuh cinta banget sama peran Seo In Guk di film Squad 38 tapi saya juga kagum sih sama konsistensinya menjadi orang yang dingin dan misterius di drama ini. Saya jadi bertanya-tanya apakah dia orang baiknya atau justru penjahatnya. Sampai di tengah-tengah film saya belum bisa memastikannya. Aktor yang juga main drama ini adalah si fluffy kecintaan saya, Park Sung Woong. Masih inget review drama Korea yang tahun berapaa gitu ya, saya lupa, kalau saya pernah banjir airmata nonton drama dia yang judulnya Remember? Nah.. Pas awal-awal liat sinopsisnya,saya takut akan mengalami hal yang sama. Kemudian setelah drama ini selesai, ketakutan itu terbukti. Mulai dari episode 13 sampai tamat, saya nangis melulu. Plot twist yang sangat mengobrak abrik hati sukses bikin saya susah moveon dari drama ini.

The Smile Has Left Your Eyes mengisahkan tentang kakak beradik Yoo Jin Gook dan Yoo Jin Kang yang entah kenapa belakangan ngerasa jadi related banget sama seorang cowok misterius bernama Kim Moo Young. Rasanya seolah apa yang terjadi belakangan sama mereka, ada kaitannya dengan cowok ini. Apalagi setelah tau kalau Kim Moo Young juga berasal dari daerah yang sama dengan mereka, kakak beradik ini jadi makin  curiga bin penasaran. Selain itu, kenyataan bahwa Kim Moo Young dan Yoo Jin Kang memiliki bekas luka yang sama juga meyakinkan mereka kalau mereka pernah berbagi masa lalu yang sama. Sisanya coba kalian nonton trailernya dulu atau langsung nonton dramanya aja yaa, kalau saya cerita lebih panjang lagi, takut jadi merusak surprisenya.

9. Mistress

Drama ini hanya disuguhkan dalam 12 episode saja tapi singkat padat dan jelas.  Bener-bener cirinya OCN kalau bikin drama. Tidak dipungkiri, di 4 episode pertama kalian pasti akan bingung banget karena ini drama alurnya maju mundur banget, waktunya dibuat mental-mental sesuka hati si pembuatnya banget. Membiarkan penonton bingung bukan kepalang karena nggak ada keterangan kaya voice over atau apa gitu yang bisa ngasih kita penggambaran, namun karena emang seru, kalian pasti akan termakan rasa penasaran sehingga lanjut terus dari episode ke episode.

Garis besar ceritanya sih tentang 4 orang cewek yang bersahabat sejak sekolah. Mereka hidup dengan kisah cinta masing-masing tapi semuanya bertalian dengan sebuah perselingkuhan. Kisah cinta yang disuguhkan emang lebih kompleks sih, karena memang target audiencenya orang-orang yang lebih mature gitu, yang kira-kira udah usia 30an lah. Serunya adalah, dari kisah-kisah yang ribet itu, akhirnya  menjadi berkesinambungan karena dibenang merahi oleh kasus pembunuhan yang menegangkan. I really recommend this one, karena jalan ceritanya menjadi angin segar ditengah drama-drama yang ceritanya makin tipikal dan membosankan.

10. The Great Seducer / Tempted

Drama ini dibagi dalam 32 episode durasi kira-30 menit. Biasanya kan drama Korea itu dibagi jadi 16 episode durasi kurang lebih 1 jam (yang sebenernya sama-sama aja, tapi entah kenapa udah mulai banyak juga drama Korea yang dibuat jadi lebih banyak episode dengan durasi lebih pendek). Menurut saya, keputusan si pembuat drama itu tepat karena kalau dibuat durasi 1 jam, drama ini berpotensi membosankan.

Pas drama ini baru aja keluar, banyak komentar tidak meng-enak-kan karena aktris utamanya adalah Joy nya Red Velvet. Orang-orang banyak nganggep akting dia itu aji mumpung belaka. Terlepas dari itu, I just loved this series based on the story. Tentang 3 anak remaja yang berasal dari keluarga kaya raya, Si Hyun, Soo Ji dan Se Joo. Mereka berteman udah lama banget, dan udah saling tau satu sama lain. Suatu ketika mereka berniat untuk ngerjain salah satu cewek, namanya Tae Hee, karena alesan sepele banget yaitu cewek ini cinta pertama dari cowok yang ditaksir Soo Ji. Rencana mereka ngerjain Tae Hee pada akhirnya malah banyak mengungkap rahasia besar yang bikin kenyataan jadi makin rumit.

Saya seneng pas liat ternyata aktor aktrisnya nggak cantik atau ganteng tingkat dewa gitu. Kerupawanannya ya biasa aja, tapi mereka beneran bisa kasih gambaran kalau anak orang tajir  melintir di Korea, gaya hidupnya bisa aja kaya gitu. Karena tampilan fisik yang standart, drama ini jadi terasa real aja buat saya. Tapi ini sih penilaian pribadi ya.

11. 20th Century Boys and Girls

20th Century ini bercerita tentang 4 orang sahabat, 3 cewe dan  cowo, yang tinggal di komplek apartemen yang sama, dan udah berteman dari sejak bayi. Mereka tumbuh bersama sampai usia 35 dan punya cerita kehidupan masing-masing. Jadi drama ini mengisahkan tentang perjalanan hidup, keluarga, persahabatan dan percintaan mereka.

Drama ini mungkin efeknya di saya mirip seperti ketika nonton reply 1988 dan 1994, tapi ini versi masih agak di bawahnya lah ya. Friendship and family story nya berkesan banget trus adegan-adegannya related sama kehidupan, bikin saya senyum mesem-mesem terus di setiap episodenya. Manalagi ada si ganteng Kim Ji Seok yang jadi main actornya.  Ah seneng banget nontonnya.

12. Korean Odyssey.

Jadi tuh drama ini versi modern nya Sun Go Kong gitu deh. Diadaptasi dari novel Journey to the West yang udah melegenda di seluruh dunia. Korean Oddyssey mengisahkan tentang salah satu dewa langit bernama Sun Oh Gong, yang emang suka bikin ulah di kayangan, makanya dia dilempar ke bumi dan menjalani hukuman. Sun Oh Gong dipenjara di suatu tempat di bumi tapi secara nggak sengaja dibebasin sama anak kecil yang punya kelebihan bisa lihat hantu dan jin, namanya Jin Su Mi. Akhirnya Sun Oh Gong bebas dari penjara tapi tetap nggak bisa balik ke kayangan sementara Jin Su Mi dikutuk menjadi Sam Jang.

Konsepnya unik dan masih masuk akal. Banyak yang bilang Korean Oddyssey ini mau nemplok di popularitas drama Goblin. Honestly, dari segi cerita aja udah beda, nggak bisa disamain. Cha Seu Won yang berperan jadi raja setan di drama ini sukses bikin ketawa-tawa mulu. Kalau kalian suka drama fantasy, atau yang masih belum bisa move on dari Goblin dan pengen punya referensi drama fantasy yang oke, I highly recommend this one.


Berhubung drama Korea yang tidak membuat saya bertahan nonton sampai selesai itu jumlahnya juga berbanding lurus dengan drama yang berhasil saya tamatkan, maka saya juga akan menulis beberapa judul yang saya prediksi akan disukai para netizen. Siapa tau kan sebenernya drama itu bagus, baik dalam segi cerita maupun segi kualitas pemain tapi emang sayanya aja yang lagi mood swing nontonnya. Bagi kalian yang butuh referensi lebih, U might have to give a little chance for these ones :

  • The Beauty Inside

Beberapa tahun lalu rasanya saya pernah nonton film Korea dengan ide cerita yang sama. Kalau nggak salah judulnya juga sama deh, The Beauty Inside. Menceritakan tentang seorang aktris dan model cantik bernama Han Se Kye yang ternyata memiliki kelainan dapat berubah menjadi orang lain setiap sebulan sekali. Saya jadi penasaran, emang beneran ada ya kelainan kaya gitu pada manusia? Bisa berubah-ubah fisiknya jadi tua, jadi anak kecil, atau bahkan jadi jenis kelamin yang berbeda. It's kinda weird tho. Kalau kepribadiannya yang bisa berubah-ubah sih saya tau itu penyakit Bipolar. Tapi kalau sampai fisik yang berubah total hingga menjadi orang lain apalagi sampai jadi gender lain.... Beneran nggak kebayang sih aslinya gimana. Cewek sama cowok aja punya banyak bagian tubuh yang berbeda kan. Sempet sih saya googling untuk cari tau apa beneran ada nama penyakitnya, tapi nggak ketemu. Mungkin keyword saya kurang spesifik, atau ya emang ini hanya khayalan tingkat dewa aja.

Sayangnya saya nggak selesai nonton drama ini. Sempet sih berusaha ditontonin terus, tapi sorry not  sorry, emang nggak bisa. Mood saya juga mungkin lagi kurang oke untuk nontonnya. Padahal pemeran drama ini lumayan terbilang telah direkoknisilah kemampuan aktingnya. Tapi nggak ada salahnya untuk dicoba sih. Ceritanya lumayan unik dibanding drama romance lain. Siapa tau kalian suka.

  • Room no.9

Pemain utama di drama ini padahal si Kim Young Kwang loh. Ayang kecintaan nomer 2 setelah suami saya. Namun apa daya, drama ini bahkan tidak bisa membuat saya lanjut ke episode kedua. Separah itu. Beda jauh banget sama drama doi di awal tahun yang sukses membuka tahun 2018 dengan manis. Jadi tuh di drama ini Kim Young Kwang berperan jadi seorang dokter yang pacaran sama seorang lawyer. Lawyer ini sedang menangani kasus seorang pembunuh yang diberikan hukuman mati. Terus entah gimana bisa, tau-tau si lawyer dan si pembunuh itu bertukar nyawa. Begitu saya mendapati jalan ceritanya kaya gitu, saya langsung nggak nonton lagi.

  • Encounter

Jujur saya berniat pengen delay nge-publish blog review ini jadi ke akhir-akhir Januari karena pengen sekalian masukin Encounter. Eh tapi malahan nggak selesai nonton dramanya. Udah keburu sebel buat lanjutin karena bosen banget. Padahal drama ini cukup dinanti-nantikan oleh para pecinta drama Korea. Ini adalah drama terbaru Song Hye Kyo setelah resmi jadi nyonya Song Joong Ki. Kepiawaian Song Hye Kyo yang bikin drama-drama yang ia mainkan selalu jadi big hit bikin saya punya ekspektasi tinggi pada Encounter. Dulu kan Song Hye Kyo akting romantis-romantisnya selalu dapet banget. Trus selalu aja akhirnya dia macarin si pemeran utama pria. Termasuk si Joong Ki ini yang akhirnya dinikahin. Saya penasaran apakah aktingnya masih tetap sebagus waktu belum nikah? Ditambah lagi, lead actor drama ini adalah si Park Bo Gum. Adduh, gimana rasanya ya adegan romantis sama sahabat sendiri? Bahkan Bo Gum juga sahabatan sama Joong Ki kan. Ckckck.

Setelah nonton episode 1-8 sih rasanya seneng saya nontonnya. Jalan ceritanya bagus dan berkesan. Alurnya aja sih yang kelambatan, bikin saya jadi bosan banget dan akhirnya nggak lanjut sampai tamat. Adegan romantis nya juga nggak seindah drama-drama Song Hye Kyo yang lain. Aku kecewaaa..

  • Undateable

Well mungkin saya aja yang kurang sabar ya. Saya tuh sebenernya excited sama duet maut Nam Koong Min dan Hwa Jeung Eum. Entah mood lagi nggak bagus aja atau gimana, saya ngerasa akting Hwa Jeun Eum di drama ini lebay banget dan annoying jatohnya. Jadi saya cuma sempet nonton 2 atau 3 episode aja trus jadi nggak mood untuk lanjut lagi.

 

Sekian dulu review drama Korea tahun 2018 dari saya. Maaf ya tahun ini nggak banyak drama Korea yang ditonton. Meskipun begitu, semoga post ini tetap berfaedah ya bagi kalian yang butuh rekomendasi drama Korea. Semoga di tahun 2019, akan lebih banyak drama menarik yang bisa ditonton, jadi bisa bikin review yang panjang. Kalau ada rekomendasi drama Korea oke di tahun 2019, boleh loh bagi-bagi di kolom komentar. See you next year!

No comments:

Post a Comment